Aquascape

Aquascape Adalah



Judul postingan dunia air kali ini yaitu Aquascape Adalah. Mengapa kami mengambil judul Aquascape Adalah? Karena postingan kali ini, dunia air ingin membagikan informasi tentang pengertian Aquascape dan teknik atau gaya yang sering digunakan, terutama untuk pemula yang ingin memulai membuat Aquascape. Berikut pemaparan Aquascape Adalah!

Aquascape adalah seni berkebun di dalam akuarium dimana kita bisa mengatur tanaman air, batu, koral, batu karang, kayu apung, dan sebagainya, dengan cara yang alami sehingga menciptakan suatu pemandangan yang indah di dalam akuarium. Aquascape akan lebih indah apabila ditambah dengan ikan di dalam akuarium. Walaupun ada juga yang membuat aquascape hanya dengan tanaman saja, atau batu-batuan saja tanpa adanya tanaman.

Pada umumnya aquascape dibuat untuk menciptakan sebuah pemandangan indah di bawah air, sehingga dibutuhkan teknik pemeliharaan tanaman di bawah air. Ada banyak faktor yang harus diperhatikan dalam menyeimbangkan ekosistem dari sebuah akuarium aquascape.

Faktor-faktor tersebut antara lain:
1. Filtrasi (penyaringan)
2. Mempertahankan karbon dioksida (CO2) untuk membantu proses fotosintesis di bawah air
3. Pemupukan dan substrat
4. pencahayaan
5. kontrol alga (lumut)

Ada banyak sekali teknik atau gaya untuk mendisain aquascape. Anda juga bisa menciptakan gaya aquascape sendiri dengan selera anda. Ada dua gaya dalam menata aquascape yang populer. Berikut ini, adalah dua gaya dalam menata aquascape tersebut!

DUTCH STYLE

Gaya yang pertama adalah DUTCH STYLE. Gaya dutch style biasanya menata beberapa tanaman yang mempunyai warna daun, tekstur, dan ukurannya beraneka ragam yang ditampilkan lebih sebagai taman bunga seperti tanaman bunga di darat. Gaya dutch style ini dikembangkan di Belanda dimulai sekitar tahun 1930 an. Dutch Style, menekankan tanaman yang di bagian depan akuarium dengan ukuran tinggi yang berbeda, dan sering kali mengabaikan penggunaan batu dan kayu apung. Biasanya tanaman dibuat urutan berbaris dari kiri ke kanan yang menggambarkan jalanan di Belanda. Karena biasanya, jalanan di Belanda tertata dengan rapi dan lurus berjajar.

Ciri-ciri utama gaya DUTCH STYLE ini adalah sekitar 80% lantai akuarium tertutup tanaman, sehingga membuat substrat yang terlihat sangat sedikit. Ciri yang lain, biasanya tanaman yang tumbuh tinggi menutupi kaca akuarium bagian belakang.

JAPANESE STYLE (NATURE STYLE)

Gaya yang kedua adalah JAPANESE STYLE (NATURE STYLE). Gaya nature style atau Japanese style adalah gaya penataan aquascape dengan cara penataan yang kontras. Gaya ini dipopulerkan oleh Takashi Amano di sekitar tahun 1990 an. Komposisi Amano yang menarik tentang teknik berkebun Jepang, dimana dia mencoba meniru pemandangan alam dengan pengaturan yang asimetris dan tanaman airnya relatif sedikit, serta pemilihan batu dan kayu apung yang selektif. Tujuannya yaitu untuk menciptakan gelombang (landscape) di miniatur, dari pada sebuah taman berwarna-warni.

Gaya ini menarik terutama pada konsep estetika Jepang Wabi-Sabi, dimana fokus pada minimalis sebagai sumber keindahan, dan konsep Iwagumi untuk mengatur penataan batu.Di dalam sistem Iwagumi, Oyaishi atau batu utama, di letakan di tengah tangki akuarium. Soeishi atau batu tambahan, dikumpulkan didekatnya. Untuk Fukuseki atau batu sekunder, disusun di bawahnya.

Untuk tanaman yang cocok dengan gaya ini adalah tanaman dengan daun kecil, seperti acicularis Eleocharis, elatinoides Glossostigma, callitrichoides Hemianthus, fluitans Riccia, pakis air kecil, dan biasanya ditekankan dengan warna yang lebih terbatas daripada di gaya dutch style. Dan biasanya untuk menemani tanaman dipilih ikan atau udang air tawar seperti multidentata Caridina dan heteropoda Neocaridina.

Baik Dutch style maupun Japanese Style merupakan teknik penataan akuarium tradisional dengan menggunakan air tawar yang paling digemari oleh banyak aquascaper di dunia.

Semoga postingan duniaair.com kali ini bermanfaat bagi anda! Terutama bagi pemula yang ingin mulai membuat aquaspace. Selamat mencoba!

Previous post

Cara Membersihkan Aquarium yang Buram dan Kotor

Next post

Video : 5 Ikan Terbaik Penghias Aquascape

Komentar Anda